AGAMA

Jelang Tahun Politik, Kepala KUA Majalaya Ajak Tokoh Agama Harus Menjadi Penyejuk Umat

JABAROKE.COM- Kepala KUA Kec Majalaya, Jajang Setiawan, S.H.I, menghadiri kegiatan pengajian MUI pada Hari Sabtu (15/04/2023), di aula YASPIN Desa Pasirmulya. Kegiatan ini dihadiri Camat Majalaya, Ketua MUI, Ketua MWC Nahdhatul Ulama, perwakilan Kapolsek, para Tokoh Agama, dan Dewan Guru Yaspin.

Dalam sambutannya, Jajang Setiawan mengajak para Tokoh Agama yang hadir untuk menjadi penyejuk dan pendingin suasana kebatinan umat, terutama memasuki tahun politik dan Pemilu tahun 2024.

“Pemilu merupakan pesta demokrasi lima tahunan. Pesta itu identik dengan kegembiraan, oleh karena itu Pemilu harus dilakukan dengan gembira dan dengan suka cita. Bukan permusuhan, syak wasangka, dan tidak untuk saling menjatuhkan satu sama lain,” terangnya.

Sementara itu, Camat Majalaya, Yeti Yuliati, S.I.P, mengimbau para orangtua agar memperhatikan anak-anaknya, terutama remaja. Tidak diizinkan keluar malam, mereka kumpul-kumpul bersama teman-temannya, apalagi sampai terjadi tawuran dan perang sarung.

“Sampai ada kejadian seorang remaja meninggal dunia karena ikut perang sarung, ini harus kita jaga jangan sampai ada kejadian serupa di Majalaya,” tandasnya.

H. Mamad Syamsuri, Ketua MUI Kecamatan Majalaya menegaskan, bahwa pengajian ini merupakan agenda rutin bulanan.

“Pengajian ini akan kita lanjutkan, dan kepengurusan MUI sudah terbentuk, selanjutnya akan diadakan pelantikan dan rapat kerja,” jelasnya.

Dalam materinya KH. Rosihin Murid, yang merupakan Pengasuh Ponpes Al Ikhwan menjelaskan, tentang keutamaan bulan Ramadan. Menurutnya bulan Ramadan terbagi menjadi tiga bagian kemuliaan. Sepuluh hari pertama Rahmat Allah, sepuluh hari kedua Maghfirah atau ampunan, dan sepuluh hari terakhir terbebas dari api neraka.

“Dari ketiga bagian itu merupakan satu rangkaian yang tidak terpisah. Ketika seseorang mendapatkan Rahmat, kemudian didapatkannya Maghfirah dan sampai pada keutamaan ketiga. Yaitu seorang hamba yg terbebas dari ancaman api neraka. Itulah hamba yang memperoleh kemenangan, Idul Fitri,” jelasnya.(RLS)

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.